Dr. Arifin Badri

Dahulu orang tua kita bilang: “guru kencing berdiri murid kencing berlari”, nampaknya terasa begitu relevan untuk menggambarkan kondisi carut marut di negri kita ini.

Guru malas sholat, maka jangan heran bila murid bukan sekedar tidak sholat tapi “fly”.

Kalau guru pakai rok mini, maka jangan heran bila murid malah sudah ndak pakai rok sama sekali.

Bila guru bersikap arogan, maka jangan heran bila murid menjadi geng atau berandal, yang hobi tawuran,

Pejabat kita sibuk dengan perebutan kepentingan,saling jegal, saling jatuhkan, sehingga setiap hari rakyat disuguhi perkelahian pejabat, maka jangan heran bila saling bunuh.

Kalau sudah gini, gimana coba cara merevolusi mentalnya? pakai paham komunis? atau paham sekuler? atau pakai paham liberal?

Hanya ada satu cara untuk merevolusi mental bangsa ini, yaitu dengan dakwah Islam, Islam telah membuktikan diri sebagai perekat paling ampuh dan pemersatu paling jitu.

Dahulu suku Aus dan Khazraj telah berperang, tawuran, bunuh membunuh, namun dengan belajar Islam, lalu mengamalkannya, mereka bersatu seakan tiada pernah terjadi permusuhan di antara mereka.

وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ وَاذْكُرُواْ نِعْمَتَ اللّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاء فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنتُمْ عَلَىَ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنقَذَكُم مِّنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (Ali Imran 103)

Kenapa persatuan antara mereka bisa terwujud? Ya dengan iman dan keikhlasan mereka, semua kepentingan pribadi mereka terkikis habis, tiada dendam pribadi atau ambisi pribadi, yang ada hanya satu kepentingan yaitu ikhlas mencari keridhaan Allah saja.

Mari sobat kita bahu membahu merevolusi mental bangsa kita dengan iman dan katakwaan, semoga negri kita berjaya dengan tegaknya iman dan takwa kepada Allah Ta’ala.

KOMENTAR