Diringkas oleh : Isfanz dari Kajian Islam Rutin di Gohijrah - Jl. Diponegoro 39 Surabaya

Oleh : Ust. Abdurrahman Yhongki Ariga

Aqidah sangat penting bagi hidup manusia. Dari segi bahasa aqidah berarti ikatan, mengikat dengan kuat. Sedangkan dari segi istilah aqidah berarti keyakinan / kepercayaan yang pasti. Apa saja yang diyakini lalu mengikat kuat hati & perasaannya terhadap sesuatu yang diyakini tersebut kemudian menjadikannya jalan hidup.

Setiap orang memiliki keyakinan / keimanan terhadap sesuatu, apapun itu. Bahkan seorang atheis pun memiliki keyakinan, bahwa tidak ada tuhan.

Ikatan tali pada leher sapi, bermakna :

  1. Mengikat sapi agar tidak lepas
  2. Membatasi gerakan sapi tidak lebih dari panjang tali
Sedangkan aqidah, memiliki fungsi dalam hidup manusia :
  1. Sebagai pondasi dari keyakinan. Pondasi yang kuat mengokohkan bangunan keimanan diatasnya.
  2. Sebagai kacamata kehidupan. Perbedaan sudut pandang mengakibatkan berbedanya jalan hidup yang ditempuh. Sudut pandang terbaik dalam hidup adalah aqidah kepada Allah.
Allah berfirman :

"Kehidupan dunia dijadikan terasa indah dalam pandangan orang-orang yang kafir, dan mereka menghina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu berada di atas mereka pada hari Kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang yang Dia kehendaki tanpa perhitungan." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 212).

Allah berfirman :

"Maka adapun manusia, apabila Tuhan mengujinya lalu memuliakannya dan memberinya kesenangan, maka dia berkata, Tuhanku telah memuliakanku."

"Namun apabila Tuhan mengujinya lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, Tuhanku telah menghinaku."

(QS. Al-Fajr 89: Ayat 15-16)

  1. Sebagai sumber energi bagi kehidupan manusia. Semakin besar energi semakin besar sumber daya yang bisa diberdayakan untuk menjalani kehidupan.
Allah berfirman :

"Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit,"

"(pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat."

"Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikit pun." (QS. Ibrahim 14: Ayat 24-26).

  1. Sebagai sumber kekuatan jiwa untuk memenangkan kehidupan.
  2. Sebagai penentu kebahagiaan hidup manusia. Makanan bagi jiwa manusia agar senang & semangat dalam menjalani hidup adalah aqidah.
Wallahu ta'ala a'lam.

KOMENTAR