Dunia bisnis bukanlah dunia yang baru bagi Kurnia Dwi Kusumarini. Dibesarkan di keluarga pebisnis, jiwa bisnis mahasiswi Ciputra ini sudah muncul sejak duduk di bangku SMA. Dimulai dengan berjualan milk tea bertoping bubble secara door to door, kini produknya sudah dikirim hingga ke luar pulau.

Berasal dari keluarga berada, Nia tidak segan untuk turun tangan mengurusi bisnisnya. Mulai dari membuat hingga mengirim ia lakukan sendiri dengan menggunakan sepeda motor miliknya. Seandainya ia mau menggaji pegawai, sudah pasti ia lakukan. Betapa tidak, orang tuanya adalah pemilik PT. Bernas Nugraha Sampurna pabrik pembibitan jagung dan Mamamoe Farm usaha ternak kambing yang berlokasi di Malang dan Blitar. Dengan bisnis yang ia kelola sendiri, Nia akhirnya mengetahui kendala dalam bisnis dan bisa merasakan bagaimana susahnya membuat usaha rintisan tersebut.

Menurut Nia, nama nge-luck diambil dari diambil dari bahasa jawa yang berarti haus. Penggunaan kata luck yang dalam Bahasa Inggris berarti beruntung bermakna agar produk tersebut juga memiliki keberentungan sesuai dengan namanya. Sekaligus biar mudah diingat ujarnya.

Lebih lanjut Nia mengatakan, awalnya ide pembuatan merk teh ini datang dari kakaknya yg melihat tren anak muda suka dgn minuman bertopping bubble, akhirnya di tahun2015 mereka membuat eksperimen resep minuman milktea berbagai rasa dan topping bubble tapioca.

Sebagai perusahaanrintisan ternyata animo masyarakat tinggi sekali terutama di daerah Malang. Hingga sejak saat itu setiap hari saat pergi sekolah ia membawa box minuman di motor dan memasarkan ngeluck di kantin sekolah. Ia juga bersemangat mengikuti berbagai event untuk membuat nama ngeluck melekat di hati konsumen.

Selainmembuat produk milk tea bermerk ngeluck, Nia juga mempunyai keahlian dalam bidang mengajar Bahasa Inggris, mentoring, komunikasi dan bahasa. Rencananyasuatu saat nanti akan membuka lembaga bimbingan belajar yang memiliki dampak sosial dan tidak hanya berorientasi profit. Harapannya Nia kedepan, ia sebagai seorang entrepreneur muda juga memiliki kontribusi Islam dan menguatkan dakwah bersama komunitas yang lain. Agar semakin banyak wadah untuk pengusaha muslim. Untuk saling sharing dan belajar bisnis sesuai syariat Islam.

KOMENTAR