Banyak orang yang menganggap remeh suatu hal. Padahal terkandung hikmah yang banyak di dalamnya. Perbuatan itu wajar dilakukan, mengingat ilmu tentang agama ini yang sangat kurang dimiliki oleh muslim dewasa ini.

Salah satu hal yang dianggap remeh adalah mencabut uban. Tidak jarang dengan entengnya mencabut rabut yang berubah putih tersebut. Entah karena malu atau memang tidak tahu. Yang penting asal dicabut. Padahal agama yang sempurna ini telah mengatur banyak hal mulai dari yang besar hingga yang sekecil-kecilnya. Diantaranya adalah uban ini. Al Baihaqi (seorang ulama ahli fiqh, ushul fiqh, hadist, dan salah seorang ulama besar mazhab Syafii. Beliaulah penulis kitab Sunan Al Baihaqi yang terkenal itu, red) membawakan sebuah pasal dengan judul larangan mencabut uban. Lalu di dalamnya beliau membawakan hadits dari Abdullah bin Umar. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Uban adalah cahaya bagi seorang mukmin. Tidaklah seseorang beruban walaupun sehelai- dalam Islam melainkan setiap ubannya akan dihitung sebagai suatu kebaikan dan akan meninggikan derajatnya. (HR. Al Baihaqi dalam Syuabul Iman. Syaikh Al Albani dalam Al Jami Ash Shogir mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Selain Al Baihaqi, Muhammad bin Hibban At Tamimi rahimahullah -yang lebih dikenal dengan Ibnu Hibban- dalam kitab Shahihnya menyebutkan pembahasan Hadits yang menceritakan bahwa Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan kesalahan serta akan meninggikan derajat seorang muslim karena uban yang dia jaga di dunia.

Lalu Ibnu Hibban juga membawakan hadits berikut dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

Janganlah mencabut uban karena uban adalah cahaya pada hari kiamat nanti. Siapa saja yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, maka dengan uban itu akan dicatat baginya satu kebaikan, dengan uban itu akan dihapuskan kesalahan, juga dengannya akan ditinggikan derajat. (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya. Syaikh Syuaib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Dari beberapa dalil diatas, bisa diketahui, bahwa masalah uban ini telah menjadi pembahasan dalam dalam banyak literatur dan menandakan bahwa masalah yang terlihat sepele ini ternyata masalah yang peting. Jadi masih kah kita mau mencabut uban? Jika rela kehilangan cahaya di hari kiamat nanti, silahkan cabut uban sahabat sekalian.

KOMENTAR