Bismillah,

Karena banyak saudara kita non muslim, khususnya keluarga dari para mualaf yang belum mengerti mengapa kami tidak mengucapkan selamat natal dan tahun baru..

Saya bagikan screenshot chat ini.. saya tidak memakai dalil dari Alquran atau hadits karena kalian toh tidak percaya..

Saran saya sebaiknya pelajarilah asal usul natal dan sinterklas serta pohon terang yang tidak pernah ada di injil dan tidak pernah diperintahkan Yesus itu.. mau lakukan kata Tuhan, kata Yesus atau kata pendeta?

Silakan dibaca, semoga dapat dimengerti mengapa kami dilarang NaKaL dan punya TuHaN BaRu.. ?✌️

Bagimu agamamu, bagiku agamaku..

Kami menjaga kerukunan beragama dan menghargai kalian dengan membiarkan kalian menjalankan acara kalian, maka lihatlah di daerah atau negara lain dimana kami ummat muslim yang menjadi minoritas sulit melakukan ibadah kami bukan?

Jadi tolong hentikan juga kalian memaksa saudara kami seiman memakai atribut natal dan mengikuti acara keagamaan kalian..

Untuk saudara muslimku:

Dosa syirik jauh lebih besar daripada dosa maksiat !

اجتنبوا أعداء الله في عيدهم

Jauhilah orang-orang kafir saat hari raya mereka ! HR. Al Baihaqi hadits ini hasan.

Jika kita diperintahkan untuk menjauhi hari raya orang kafir dan dilarang mengadakan perayaan hari raya mereka, lalu bagaimana mungkin diperbolehkan untuk mengucapkan selamat hari raya kepada mereka?

Apapun alasannya, mengucapkan selamat natal (selamat atas lahirnya tuhan atau anak tuhan) bukan perkara sepele, karena Allah berfirman:

وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا (٨٨) لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا (٨٩) تَكَادُ السَّمَاوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الأرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا (٩٠)

dan mereka berkata, “Allah Yang Maha Pengasih mempunyai anak.” Sungguh, kamu telah membawa sesuatu yang sangat mungkar, hampir saja langit pecah dan bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh karena ucapan itu. (QS. Maryam 88 -90)

Sejarah membuktikan setiap jelang akhir tahun dimana mereka merayakan natal.. bencana besar berupa gempa, tsunami, longsor dan sebagainya selalu terjadi.. mengapa? Wallahualam..

Lalu bagaimana dengan yang sudah mengucapkannya?
Mungkin kalian belum mengerti, ambillah waktu berdua dengan Allah dan memohon ampunan serta hidayah Allah..

اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ

الله أكبر‎ الله أكبر‎ الله أكبر‎

Semoga bermanfaat..

Hanny Kristianto

KOMENTAR