Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dengan suka rela masuk ke dalam neraka. Siapa pula yang mau masuk ke dalam api? Siapa pula yang mau disiksa?

Anehnya, meski lisan menolak untuk masuk ke dalam neraka, amalan yang dilakukan adalah amalan penduduk ahli neraka. Padahal jika ditelusuri tentang dahsyatnya neraka yang dikabarkan Allah dalam Al-Qur’an, sungguh kita akan lemas dan bergidik ngeri saat mendengarnya.

Tidak ada penyesalan yang lebih buruk selain penyesalan setelah masuk ke dalam neraka.

Layaknya tempat tinggal seperti rumah-rumah yang mempunyai pintu, maka neraka pun demikian.

 

(44) وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ (43) لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُومٌ

“Dan Sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengekor-pengekor setan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu, tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (Al Hijr: 43-44)

 

Pintu-pintu itu pun memiliki penjaga khusus layaknya security di perumahan-perumahan elit. Namun jangan membayangkan penjaga itu memiliki senyum yang ramah.

وَمَا جَعَلْنَا أَصْحَابَ النَّارِ إِلَّا مَلَائِكَةً

“Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat.” (Al-Mudatssir: 31)

Persis seperti kehidupan dunia, penghuni-penghuni neraka juga diberi makan dan minum oleh Allah. Sayangnya, makanan dan minuman itu bukanlah apa yang mereka makan semasa hidup di alam fana. Sungguh jauh berbeda. Makanan dan minuman itu tidaklah mengenyangkan, tidak pula menghilangkan dahaga maupun rasa lapar. Yang mereka dapati hanyalah siksa setiap kali memakan dan meminumnya.

 

ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ.  لَآكِلُونَ مِنْ شَجَرٍ مِنْ زَقُّومٍ.  فَمَالِئُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ

“Sesungguhnya kalian wahai orang-orang yang sesat lagi mendustakan, kalian benar-benar akan memakan pohon Zaqqum, dan kalian akan memenuhi perutmu dengannya. (Al-Waqiah 51-53)

 

لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِنْ ضَرِيعٍ. لَا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِي مِنْ جُوعٍ

“Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan rasa lapar.” (Al-Ghasiyah: 6-7)

كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ

“Sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?” (Muhammad: 15)

 

لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا

“Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah. (An-Naba: 24-25)

Selain mendapat makanan dan minuman. Penghuni neraka pun diberi pakaian layaknya penduduk surga.

 

سَرَابِيلُهُمْ مِنْ قَطِرَانٍ وَتَغْشَىٰ وُجُوهَهُمُ النَّارُ

“Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka.” (Ibrahim: 50)

فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ

“…Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.” (Al-Hajj: 19)

Begitulah keadaan neraka dan penghuninya yang termaktub dalam kitab-Nya. Maka semoga Allah ta’ala memebebaskan kita dari pedih dan dahsyatnya api neraka.

KOMENTAR